Islam sebagai agama yang lengkap telah mengatur hal-hal yang kecil pula antara lain seperti bersin. Terdapat doa yang harus diucapkan ketika seseorang bersin, orang yang mendengar bersin, serta ada pula doa jawaban bagi orang bagi orang yang mendoakan orang yang bersin tersebut. Lebih lengkapnya terdapat didalam hadist Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Ketika salah seorang diantara kamu bersin maka hendaklah dia berkata ‘Alhaldulillah’ (Segala puji bagi Allah). Dan hendaklah saudaranya atau temannya mendoakannya, ‘Yarhamukallah’ (Semoga Allah merahmatimu). Dan ketika temannya berkata demikian, ‘Yarhamukallah’ (Semoga Allah merahmatimu), hendaklah orang yang bersin tadi mengatakan ‘yahdikumullah wa yushlih baalakum’ (semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaikkan sifatmu).” (Riwayat al-Bukhari).

Adapun kelebihan dari mengucapkan alhamdulillah ketika bersin yaitu orang yang mengucapkan alhamdulillah setelah bersin berhak atas doa dari orang yang mendengar bersin dan ucapan hamdalahnya. Rasulullah SAW bersabda tentang hak atas doa bagi orang yang bersin dan mengucapkan alhamdulillah. “Sesungguhnya Allah suka kepada orang-orang yang suka bersin dan membenci orang-orang yang menguap. Maka ketika seseorang itu bersin dan memuji Allah, maka adalah menjadi hak kepada bagi setiap orang muslimin yang mendengarnya untuk mendoakan berkat ke atasnya.” (Riwayat al-Bukhari). Beberapa fakta tentang bersin antara lain:

  1. Bersin itu sendiri adalah nikmat, karena setelah bersin hidung serta tenggorokan akan terasa lega, karena itulah bersin harus disyukuri. Salah satu bentuk syukur termudah dan tercepat yang dilakukan setelah bersin yakni mengucapkan alhamdulillah.
  2. Bersin mengeluarkan bibit penyakit, bersin ternyata juga merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan bibit penyakit. Dr Hembing menyatakan terdapat sekitar 2 juta bibit penyakit berupa bakteri yang akan terlempar ke udara disaat kita bersin.
  3. Bersin menghentikan detak jantung,¬†disaat bersin sebenarnya jantung kita berhenti berdetak. waktunya bisa saja tidak sampai satu detik. Dan setelah bersin, jantung kita akan berdetak kembali seperti semula. Seakan-akan kita “mati” sejenak dan “hidup” kembali. Demikianlah menurut para ahli kesehatan mengatakan.

About delaarnytha

hi! my name is Dela Arnita Febriani. I come from Lombok, NTB. I like all about korea, especially all about suju, but I like Japan's culture too. Nice too see all of you .. :D

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s